Tampilkan postingan dengan label Heboh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Heboh. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 September 2009

Terkenal Cuma Modal Ciuman !!


TAIPEI -- Tidak butuh waktu lama bagi Yang Ya-ching untuk menjadi selebriti dunia maya. Lewat blog pribadinya, perempuan 27 tahun itu memaklumatkan ambisinya mencium 100 pria di Paris, Prancis. Sejauh ini, dia sudah berhasil mencium 54 pria.

"Ide tersebut muncul sekitar tiga tahun lalu," kata mahasiswi musik tersebut dalam blog pribadinya seperti dikutip Agence France-Presse kemarin (14/9). Konon, saat mengutarakan ide tersebut kepada teman-teman dekatnya, dia mendapatkan reaksi negatif. Tiga dari empat temannya memperingatkan bahwa ambisi tersebut hanya akan membuatnya dikecam dan dicemooh. 

Tapi, tekad lajang asal Taiwan itu sudah bulat. Benar saja. Saat memublikasikan keinginannya kepada khalayak dunia maya lewat blog, Yang menuai beragam reaksi. Sebagian memuji keberaniannya dan sebagian yang lain mengutukinya. Hingga kemarin, tercatat sudah lebih dari 1,97 juta peselancar internet yang mampir ke blognya. Termasuk, lebih dari 224.000 yang mengunjungi blognya dalam waktu sehari kemarin. 

Dalam blog berbahasa Mandarin itu, Yang juga menyertakan foto-foto ciumannya. Lokasi berciuman pun dia tuliskan sebagai keterangan foto. Untuk mewujudkan ambisinya, Yang tidak pandang bulu. Dia tidak memilih profesi atau kewarganegaraan pria-pria pendukung ambisinya. Ada yang berprofesi sebagai model, tentara, pekerja pabrik, penyapu jalan, juga wisatawan. 

Perempuan nekat itu juga mengaku tidak takut tertular penyakit lewat aktivitas menciumnya. "Semakin Anda takut, semakin sedikit peluang keberhasilan Anda," tandas perempuan yang sukses mencium pria pertamanya pada 13 Juli lalu. Dalam wawancara dengan Taipei Times, Yang mengatakan bahwa tujuannya adalah kembali ke Taiwan sebagai sarjana musik yang meninggalkan 100 kenangan manis di Paris. (hep/ami)


Bookmark and Share



alise, Bocah Genius ke Atas


LONDON -- Kemampuan luar biasa dimiliki Elise Tan-Robert. Bocah baru berumur dua tahun itu dikaruniai kecerdasan luar biasa. Dari hasil tes kecerdasan dengan sistem IQ (Intellectual Quotient) terhadap bocah lucu asal London Utara, Inggris itu, didapat angka 156 atau masuk kategori supergenius.

Dalam standar tes IQ internasional, hasil tes Elise itu jauh di atas nilai 140 yang selama ini dijadikan patokan seseorang masuk kelompok genius. Keistimewaan itu menjadikan Elise sebagai anggota termuda Menza, organisasi internasional untuk komunitas manusia ber-IQ di atas 130, atau kelompok superior. 

Tanda-tanda kecerdasan Elise memang tampak dari perilakunya sehari-hari. Wartawan harian Inggris, DailyMail, yang mengunjungi kediaman keluarga Elise akhir pekan lalu, dibuat terkejut-kejut ketika sang bocah menyambutnya dengan pertanyaan cerdas. 

Saat itu dia menunjukkan sebuah bentuk bangun dengan menggunakan jari telunjuk dan jempol yang disatukan. "Bentuk apa ini?" dia bertanya. Sebelum sang wartawan bisa menjawab, Elise menimpali cepat. "Ini segitiga sama sisi,"cetusnya. 

Menurut Louise, 28, sang ibu, saat ini usia Elise baru dua tahun, empat bulan, dan dua minggu. Sebagai anggota termuda, Menza mencatat IQ Elise lebih tinggi 0,2 persen daripada bocah terpandai seumurannya di dunia. 

Louise menceritakan, sejak lahir Elise sudah menunjukkan beberapa kelebihan. Belum genap lima bulan usianya, Elise sudah bisa memanggil ayahnya dengan sebutan "Dada?. "Dia sudah bisa berjalan tiga bulan kemudian (saat berusia 8 bulan) dan berlari dua bulan berikutnya," ujar Louise. 

Sebelum perayaan ulang tahun pertama, dia sudah bisa memahami tulisan namanya. Kemudian, ketika usianya 16 bulan, Elise sudah mampu berhitung sampai 10. Dan, pada Selasa lalu (28/4), Elise kembali membuat ibunya tercengang. "Apa nama ibu kota Rusia?" Louise iseng bertanya kepada Elise. "Moskow," jawab Elise seperti tanpa berpikir. (jpnn)

Bookmark and Share



Obama Bilang Assalammualaikum !



Buka Lembaran Baru AS-Muslim dari Mesir

KAIRO -- Janji Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Hussein Obama untuk membangun hubungan yang adil dengan dunia muslim, benar-benar diwujudkannya. Saat bertandang ke Mesir setelah sebelumnya melawat ke Arab Saudi, presiden AS berkulit hitama pertama itu mengajak dimulainya babak baru hubungan Amerika dan umat Islam. 

Mengawali pidatonya dengan kata-kata perdamaian dan assalamu alaikum, Obama menyebut kerja sama AS-Islam bakal menumbangkan segala bentuk kekerasan di dunia dan menegakkan perdamaian. 
"Segala macam kecurigaan dan pertentangan ini harus diakhiri," ujar Obama seperti dilansir CNN di Kairo, 4 Juni 2009. 

Pernyataan yang dinilai banyak kalangan paling bersejarah itu disampaikan Obama di hadapan 1.000 undangan dan jutaan pasang mata yang menyaksikan melalui televisi. Menurut dia, hubungan AS-Islam harus dirajut kembali setelah hancur sejak serangan teroris 11 September 2001, serta agresi Amerika ke Iraq dan Afghanistan. Diakuinya, sepak terjang kaum ekstremis minoritas telah mencoreng dunia Islam. Itulah yang menyebabkan Barat selalu mengaitkan aksi terorisme dengan Islam. 

"Hal tersebut harus dihapus. Sebagai presiden AS, sudah menjadi tugas saya melawan stereotipe negatif tentang Islam di mana pun," kata Obama yang berkali-kali mendapatkan tepuk tangan dan teriakan "He’s our man! He’s our man!" dari mahasiswa Mesir. 

Dia minta hal serupa juga dilakukan dunia Islam terhadap AS. Sebab, lanjut Obama, seperti dalam kitab suci Alquran, Islam sangat mendukung perdamaian. Dia sendiri mengaku sudah tidak asing terhadap Islam. Meski dia beragama Kristen, keluarga ayahnya di Kenya adalah muslim. Selama kanak-kanak, dia juga tinggal di Indonesia, negara muslim terbesar di dunia. Karena itu, dia sudah terbiasa mendengar azan sejak pagi hingga malam hari. 

Soal Palestina, Obama minta Hamas menghentikan kekerasan dan kembali ke meja perundingan. Bagaimanapun, menurut dia, Israel tetap punya hak untuk eksis. Israel pun harus tahu diri bahwa rakyat Palestina punya hak menempati wilayah itu. 

Obama juga menyatakan, AS tidak ingin mempertahankan pasukannya di Afghanistan. "Kami sangat gembira setiap tentara kami pulang. Tapi, sesudah kami yakin bahwa tidak ada lagi kekerasan di Afghanistan dan Pakistan," imbuhnya. 

Selama di Mesir, Obama melakukan serangkaian kegiatan, antara lain, bertemu Presiden Mesir Hosni Mubarak, berkunjung ke Masjid Sultan Hassan yang telah berusia 600 tahun, melancong ke piramid besar di Giza, dan berpidato di Universitas Kairo. 

Terima Kalung Emas 

Tanda-tanda kesuksesan lawatan Obama ke tanah Arab, sudah terlihat saat dia bertandang ke Arab Saudi. Di negeri yang menjadi salah satu sekutu utama AS di Timur Tengah, Obama disambut luar biasa. Raja Abdullah bahkan turun langsung menyambutnya di bandara. 

Setelah sejenak beramah-tamah sambil melepas lelah di gazebo Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Obama dan Abdullah meneruskan perjalanan ke peternakan raja. Meski Saudi bukan tujuan utama dalam rangkaian tur kali ini, Abdullah memperlakukan Obama layaknya tamu istimewa. Bukan hanya jamuan makan yang lezat, pemimpin monarki itu juga menghadiahkan kalung emas kepada pemimpin berusia 47 tahun itu. 

"Tidak banyak teman raja yang mendapatkan hadiah semacam ini. Dan, Anda termasuk salah satunya," kata Abdullah kepada Associated Press, sambil memperlihatkan kalung emas cukup besar berliontin medali bundar tersebut. Dia lantas mengalungkan sendiri hadiah istimewa berjuluk King Abdul Aziz Order of Merit itu ke leher Obama. 

Sambil membungkuk, Obama menerima kalung yang terlihat cukup berat tersebut. "Saya menerima persahabatan raja sebagai sebuah berkat. Saya juga sangat menghargai pemberian berharga ini dalam kunjungan pertama saya," kata mantan siswa SD Menteng Jakarta ini. 

Usai menghadiahkan kalung kepada Obama, Abdullah mengajak pengganti George Walker Bush itu keliling peternakannya. Dia juga memperkenalkan Obama kepada beberapa pangeran Saudi di dalam sebuah ruangan besar yang sengaja dihias mirip tenda. (ap/afp/jpnn)

Bookmark and Share